The Relationship Between Nutritional Status and Child Development Among Preschool Children Aged 3–6 Years
DOI: https://doi.org/10.52774/jkfn.v9i1.446
nutritional status, child development, preschool age, Pre-Screening Development Questionnaire
Abstract
Nutritional problems among preschool-aged children in Indonesia continue to show significant prevalence with potential impacts on children's cognitive, motor, language, and social development. This study aimed to analyze the relationship between nutritional status and development among preschool-aged children three to six years old at Posyandu Teratai, Wonorejo Village, Kencong District, Jember Regency. This study employed a descriptive analytical design with a cross-sectional approach conducted in October 2025. The study population consisted of all children aged three to six years registered in the Wonorejo Primary Health Center service area totaling 210 children, with a sample of 137 respondents selected using purposive sampling technique. Research instruments included digital scales and stadiometer to measure nutritional status based on Weight-for-Age index using WHO Antro standards with Z-score, and the Pre-Screening Development Questionnaire to assess child development. Data were analyzed using Chi-Square test with significance level α = 0.05. Results showed that most children had normal nutritional status (60.27%) and normal development (55.24%), with p-value 0.001 (p < 0.05) indicating a significant relationship between nutritional status and child development. Children with normal nutritional status showed a higher proportion of normal development compared to children with undernutrition or overnutrition, confirming the crucial role of adequate nutrition during the golden age period in supporting optimal development among preschool-aged children.
References
Amalia, F., Yusuf, R. A., Patimah, S. (2022). Hubungan Status Gizi Dengan Perkembangan Anak Usia Prasekolah Di Tk Sumange Tealara Bone. 3(4), 795–806.
Andreanetta, P. T., Santosa, Q., Indriani, V., Arifah, K., Wiwiek, & Fatchurohmah. (2022). Hubungan Berat Badan Lahir Dengan Status Gizi Dan Perkembangan Anak Usia 6 – 60 Bulan. Jurnal Medika Udayana, 11(9), 7–11.
Andriani, R., & Fitriani, A. (2021). Pengaruh riwayat penyakit ibu terhadap status kesehatan dan tumbuh kembang anak. Jurnal Kesehatan Ibu Dan Anak, 9(2), 115–123.
Ansuya, Nayak, B. S., Unnikrishnan, B., Shashidhara, Y. N., & Mundkur, S. C. (2023). Effect of nutrition intervention on cognitive development among malnourished preschool children: randomized controlled trial. Scientific Reports, 13(1), 1–8. https://doi.org/10.1038/s41598-023-36841-7
Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik (Edisi Revisi). In Jakarta: Rineka Cipta.
Arista, D. M., Nurvitriana, N. C., Wijayanti, K., Mustofa, V. F., Khusmitha, Q. N., & Wahyuni, S. (2025). Deteksi Dini Perkembangan Anak Usia Dini Dengan Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (Kpsp). Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 8(1), 115 – 125. https://doi.org/10.24198/kumawula.v8i1.56089
Fatmawati, T., Hidayati, A., (2023). Hubungan Status Gizi terhadap perkembangan anak usia prasekolah di TK IT ASRI Palembang Tahun 2022. Scientia Journal, 12(1), 192–198.
Febriawati, H. (2023). Hubungan Status Gizi Dengan Perkembangan Anak Usia 3-5 Tahun Di Puskesmas Citangkil Ii Kota Cilegon. MANUJU: Malahayati Nursing Journal, 5, 2559–2567.
Hapsari, R., & Widodo, A. (2021). Riwayat penyakit sebagai faktor penentu status gizi anak usia dini. Jurnal Gizi Indonesia, 9(1), 22–30.
Kemenkes RI. (2016). Buku Pedoman SDIDTK (Stimulasi, Deteksi, dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang Anak). Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Kemenkes RI. (2020). Pedoman Pemantauan Status Gizi Anak. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Kemenkes RI. (2022). Profil Kesehatan Indonesia.
Lestari, R., Putra, A., & Ramadhani, S. (2023). Pengaruh pendidikan ibu terhadap status gizi dan perkembangan kognitif anak. Jurnal Gizi Dan Perkembangan Anak, 8(3), 201–210.
Nasution, A. P., Reswari, A., Aspah, S. A., Anggaraeni, Z., (2024). Peran gizi terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak usia dini. Indonesian Journal of Islamic Early Childhood Education, 9(2), 1–10.
Pratiwi, S. (2022). Pola pengasuhan responsif dan kontribusinya terhadap perkembangan anak usia dini. Jurnal Psikologi Perkembangan, 7(2), 98–107.
Putri, A., & Yuliana, R. (2022). Hubungan tingkat pendidikan ibu dengan status gizi balita. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nusantara, 5(4), 310–318.
Rahmawati, D., Sulastri, R., & Mahendra, T. (2021). Pendapatan keluarga dan hubungannya dengan pola konsumsi makanan pada anak prasekolah. Jurnal Gizi Keluarga, 12(1), 41–50.
Sahreni, S. (2024). Hubungan Status Gizi Dengan Perkembangan Anak Usia Pra Sekolah Di Cita Bunda School Dan Pg-Tk Kurnia Djaja Alam Kota Batam. Zona Kedokteran, 14(1), 44–51.
Sugiono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Suharto, A., & Dewi, M. (2022). Sosioekonomi keluarga dan status gizi anak prasekolah. Jurnal Sosial Dan Kesehatan, 4(1), 77–85.
Suryani, E., & Nurmala, E. (2023). Risiko obesitas pada anak dengan gizi lebih: Studi epidemiologi. Jurnal Kesehatan Anak, 6(1), 15–22.
WHO. (2019). WHO Child Growth Standards Length/height-for-age, weight-for-age, weight-for-length, weight-for-height and body mass index-for-age. WHO Press.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Sarah Faroja Krismawardani, Amin Zakaria, Musthika Wida Mashitah (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



